Sabtu, 20 Agustus 2011

Who will I be? This is me, eh?


Eer, who will I be  sama this is me  itu lagunya Mbak Demi Lovato semua.. –o-“

Sebenarnya aku nggak tahu harus ngasih judul apa buat postingan ini. Karena mungkin akan banyak sesuatu yang ingin aku “celoteh”kan.

Aku baru saja menonton salah satu dorama yang sangat terkenal sepertinya, yang sudah membuat banyak orang menangis dan terinspirasi. Yep, 1 litre of tears. Serial yang dibuat berdasarkan buku diary Aya Kitou, gadis jepang yang terkena penyakit—yang belum bisa disembuhkan.

Gaaaaah, aku tahu aku telat banget baru nonton serial ini, padahal serial ini sempat ditayangin di Indonesia di satsiun TV Indosiar, tapi karena waktu itu aku masih SD sepertinya aku nggak begitu ngeh. Tapi perasaan aku dulu ngikutin Buku Harian Nayla deh.. (eh kok ngelantur). Ah, ya.. intinya begini. Aku tahu ini telat banget, demo.. however.. 1 litre no namida  sukses bikin saya nangis!. Yah, aku nangis lagi. Ngeliat Ikeuchi Aya di serial itu membuat aku inget sama almarhumah kakak aku. Perjuangan  mereka berdua hampir sama, rambut mereka sama-sama pendek, simpang-siur semangatnya pun sama. Cara ngeluhnya juga… haaah.  Dan itu yang bikin aku.. aaah nyesek.

Tapi aku akuin perjuangan Aya di serial itu kerasa kok feeling-nya.  Bahkan aku lebih ‘dapet’ gregetnya waktu nonton serialnya daripada waktu baca bukunya ._. (idunno what the reason). Mungkin karena di film kita bisa benar-benar melihat visualisasi nyatanya ya, kalo membaca kan kita masih harus menerka-nerka, gimana penggambarannya.

Dan, setelah nonton serial ini banyak yang aku pikirin, akhir-akhir ini aku merasa seriiiiing banget mengeluh dan sepertinya aku ini useless banget. Dan waktu aku nonton serial itu ada satu quote sederhana yang aku sukaaaaaaaa banget:

“What’s wrong with falling down?, you can always stand up again”

Sederhana banget kan?, tapi kayakya aku #jleb banget. Karena aku akui aku ini tipe orang yang dikit-dikit… “Haaaah.. kenapa adaaa aja masalah ini. Kenapa harus aku? Kenapa aku nggak bisa?” dsb. Dan aku rasa aku harus mulai menerapkan quote  diatas. Aku harus mengurangi kebiasaan mengeluh dan sebisa mungkin tetap berusaha menyelesaikan masalah yang ada. Aku kayak ‘kesetrum’ untuk jadi manusia yang lebih baik.

Trus ada lagi. Sebelum nonton serial ini aku masih nggak tahu apa cita-citaku. Apa mimpiku. Aku masih linglung dan asal jalan aja di dunia ini. Baiklah, tidak sepenuhnya linglung memang, aku masih ada mimpi-mimpi kecil. ‘mimpi-mimpi’? ya.. mimpi-mimpi.. karena apa yang aku mau, who will I be itu banyak, bercabang dan aku terlihat amat dilema untuk memilih.

Dulu waktu SD aku ingin menjadi guru musik, lulus SD aku ubah lagi ingin menjadi orang sukses -_-“, pas SMP… aku malah kayak jalan ditempat karena ternyata makin banyak hal-hal yang aku pengen, seniman, penulis, teknisi dan kembali lagi ingin menjadi orang sukses -_-“. Lalu, awal SMA aku dituntut oleh Pak Watson (baca: Ayah saya) untuk mulai menetapkan dan memfokuskan apa cita-cita aku. Akhirnya aku memutuskan, aku pengen jadi seorang web designer. Mungkin aku nggak berpengalaman apa-apa.. dan skill-ku jauh dibandingin temen-temen lain yang lebih jago soal web, tapi aku mau belajar dan pengen belajar. Trus dateng lagi suatu pikiran bahwa, aku pengen mengembangkan tata bahasa aku agar lebih baik, aku mau jadi jurnalis. Aku mau ngelanjutin mimpinya almarhumah kakak aku itu.

DEMO, sekarang!, aku mulai berpikir untuk menjadi seorang suster. Gara-gara serial itu juga. Tidak, yang ini aku bener-bener serius.. jauh di lubuk hati aku yang paling dalam (ee, agak lebay), aku emang pengen jadi perawat. Dulu waktu kakakku masih sakit, aku selalu nyiapin obat-obatnya dia, yang nyiapin minum, dulu aku seneeeng banget ngelakuin itu, karena kakakku selalu bilang “Terima kasih ya susteeer”.  rasanya… keren gitu. Aku mungkin memang orang yang kurang telaten, itu salah satu alasan aku menyangkal untuk menyebutkan mimpi aku adalah menjadi seorang perawat. Makanya, untuk obsesi aku yang itu biasanya aku serahin jabatan jadi perawat ke tokoh fiksi cerpen-cerpenku. (kalau suka baca cerpenku pasti tau deh, kayak Acha di cerpen Dreams [the old friend] sama Tata di LOTR gituuu). Tapi sekarang aku mau mencoba. Nggak ada yang nggak mungkin kan? :D.

Jadi kesimpulannya. Bismillah, insya allah, allahu alam. Aku mau jadi seorang perawat….. yang bisa main musik, yang suka nulis, yang suka gambar, yang bisa mengelola web juga. Ahahay, tidak buruk kan? .___.

Ehehehe, aaaah.. kenapa sepertinya aku mendadak jadi orang seserius ini ya? XD. Entahlah, yang aku pikirkan, aku harus mulai serius dengan apa yang aku kerjakan dan fokus terhadap apa yang akan kita tuju. Karena kita nggak tahu apa yang akan terjadi besok.

Well, bismillah.. aku harus bisa menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.
Kalaupun nantinya mimpi aku bakal berubah lagi... yaaah allahu alam lah. tapi semoga yang ini bener-bener kok.. ._.
eh aku baru sadar. kalo aku mau jadi perawat... aku gak bisa masuk ITS dong ._____. -__-"

Ampuni BAIM Ya ALLAAAH.. (?).

Ganbate kudasai, koun wo inoru neeee…
Mata Ashitaaaa.. :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...