Minggu, 19 Juni 2011

Potongan-Potongan Cerita Geje Mrs. Kram (1) XD

Hai! hehehehe, waah akhirnya blogku keurus yak! yaaa begitulaah.. maklum liburan, daripada ngegalau gaje mending aku isi aja dengan sesuatu yang geje. ^o^ (geje kok bangga XD)

Dalam postingan ini... aku mau nostalgia sama karya-karya kacangan saya. novel mini yang awal-awal banget aku bikin. sebelum mencoba menulis cerpen aku memang nulis novel duluan.. (kok kebalik ya? tapi emang gitu kenyataannya XD). tapi ya gituuu.. super geje, aku kalo baca ulang aja ngakak-ngakak sendiri! kok ya bisaaa saya bikin cerita begituaaann, super geje! Gara-gara itu aku jadi mikir.

"Buku-buku aku itu rata-rata (atau semuanya) cerita komedi geje, dulu kok aku bikinnya lancaaar banget gitu yaa. yaa, gak lancar-lancar banget sih tapi paling nggak bisa selesai gitu bahkan sampe berbuku-buku. kenapa sekarang malah nggak bisa bikin begituan?"

yap! aku iri sama aku yang dulu. aku sempet nyoba bikin kayak gitu lagi satu buku, "The Hazusa School", tapi sampai sekarang ngadat gara-gara mood-nya mudahdatangdanpergi. Padahal dulu itu aku inget banget kalo udah terlanjur sibuk buku yang aku tenteng itu bisa tiga, bukan buku pelajaran sayangnya, tapi buku cerita itu.. satu diantaranya itu cerita bersambung aku bareng WOPOAE Crew, sisanya cerita yang aku murni bikin sendiri. unyu kan? U.U

Yasudahlaah.. setidaknya walau masa pembuatan cerita-cerita aku makin lama makin lemotlambattralala, yang penting jadi (AMIN!) lagian kalo aku liat tata bahasa, dan alurnya lebih baik kok kalo dibandingin "Mrs. Kram" sama "Rio's Life" huakakaka.... (menurutku sih :p)

Okelah, kok jadi curhat ya? bukannya tadi mau bernostalgia dengan cuplikan-cuplikannya? =.= haha, yowes cekidooottt~

*geje alert*


Kisah Mrs. Kram (1).

[page: 10,11,12]

Kita langsung melompat ke kasur biruku yang ademmm. saat akan menekuk kaki- 'ctit'. "AAAAAAAA!!!!" Aku menjerit.

"Tata!! kumat lagi ya.. aduh!!" Kata Dinda, "Tante!! Genta kakinya kram!!" Kata Dinda keluar kamar. dengan santainya Mama menjawab..

"Biarin aja.. nanti juga sembuh sendiri.."

Dinda melongo.. 'o' *wkwkwkw* kenapa kamu ketawa? Kata Dinda sinis. *gpp, lanjutt*.

Aku sedang merem-merem menahan sakit. "Sabar ya, Ta.. nggak usah digerakin.."

"Aaa.. astaghfirulloh.." Keluhku.

"Bismillah.. hirohmaan.. nirrokhiim" Kata Dinda.

"Mau ngapain, Din?" Tanyaku kacang sambil menahan sakit.

"Allahula illa ha illa huwal khoyyul qoyyum" Kata Dinda baca ayat kursi.

"Dieng!! Jalo! emangnya aku kesurupan?" Teriakku.

'CKLEK' Pintu terbuka.

"He! Jerit-jerit ae yo.. ada apa?" Kata Mbak Pipit.

"KRam!" Kataku setengah menjerit, ini merupakan kram paling lama yang pernah kualami. Dinda masih saja membaca ayat kursinya. Mbak Pipit menekuk kakiku dan membuatku menjerit, "AAAAAA!!!", tapi setelah penderitaan itu, kramku menghilang.

"Sodakallah hul adziim.." Kata Dinda mengakhiri bacaannya. lalu bertanya tanpa dosa, "masih sakit??"

"Eeeeee.. yeelah.. sedikit" Katalu lirih.

Mbak Pipit kembali ke alamnya *what?* ups, maaf ke kamarnya.

==
Hiyaaaa... =_____= ha-ha-ha-ha. gak jelas buanget kan? XD begooo buahaha.. sekarang aku ngerasa risih sendiri, dari potongan cerita diatas aja bisa dilihat banyak "Kata Dinda" "Kata Dinda" bolak-balik "Kata Dinda" padahal kan banyak variasinya "Ujar Dinda" keek.. "Ucap Dinda" atau apalaah XD tapii... ya begitu huahaha, namanya juga masih awal-awal. eh iya.. Mrs. Kram (1) ini karya pertama aku lhooo!! :D

lanjut ke scene yang konon adalah favorite temen-temen aku nih XD

Kisah Mrs. Kram (1).

[page: 29,30]

Aku,Dinda,Devi,Rate keluar kelas barengan. aku pulang sekolah bareng Rate. dibonceng sama Rate. kadang-kadang aku yang bonceng Rate. Di perjalanan pulang kami bertemu teman Rio yang cina itu lho. Rate ngeliatin cowok itu tanpa merhatiin sepedanya.

"Te! Ojo aneh-aneh, Te!" Kataku memperingatkan. nggak ada respon dari Rate. Sepeda mulai bergoyang, "Te! Te!" Aku menjerit.

BRUAKK!!!!

"Adu duh.." Keluh Rate.

"Aduh Te! mangkane ojo ngelamun!" Omelku pada Rate.

"Sorry, Ta" Kata Rate meminta maaf. Lalu ada tangan putih didepan mukaku menawarkan bantuan berdiri. dia kawan Rio. lalu aku berdiri sendiri tanpa menerima bantuannya.

"Dibantuin nggak mau!" Kata cowok itu.

"Sorry bukannya nolak tapi aku bisa sendiri" Kataku. Rate ,masih duduk di aspal berharap cowok itu nolong dia, nyatanya cowok itu malah pergi. Rate nelangsa. Aku membantunya berdiri.

"Kenapa tadi dia nggak nolong aku aja!" Keluh Rate.

"Mana saya tau!" Kataku.

"Kenapa kamu nolak bantuannya!"

"Aku masih ilfeel sama dia!" Kataku.

"Sayang, Ta!!!" Kata Rate.

"Udahlah.. lagipula aku bisa berdiri sendiri kok.." Kataku, "ayo ndang mulih.. panas iki"

==

Ha-ha-ha. kata temen-temen aku ini adegan bikin ngakak guling-guling, Rate yang tersepona ngeliatin  Alvin sampe jatoh dari sepeda -_-a XD. tapiii setelah aku baca ulang.. aku rasa aku kuraaangg bikin deskripsinya lebih heboh lagi deh.. hhehehe, yaaa sudahlah XD.

 Kisah Mrs. Kram (1).

[page: 41,42]

@Alfa.

Aku sedang menaruh Kara di keranjang. Saat akan ke kasir aku melihat Rio sama seorang cowok lagi ribut gara-gara Rio terlalu banyak beli Chitato.

"Jangan banyak-banyak! nanti kamu batuk Rio!" Kata cowok itu.

"Ah.. kakak! nggak apa-apa.." Kata Rio ngotot.

"Nggak boleh, Yo!" Kata cowok itu yang mungkin kakaknya itu.

"Nggak apa kaak!" Kata Rio tetep ngotot kayak anak kecil.

"Nggak boleh!" Kata kakaknya tegas lalu menuju kasir.

"Hahaha.." Aku menertawakan kejadian itu.

"Kenapa kamu ketawa-ketawa?!" Tanya Rio yang merasa diketawain.

"Hmp.. nggak.. nggak apaa.." Kataku yang langsung mengantri di kasir.

@Home

"Nih, Ma.. nih kembaliannya.." Kataku sembari memeberikan kantong plastik.

"Makasih, Ta!" Jawab beliau.

@Kamar.

Aku masih mengingat kejadian di Alfa tadi. betapa sikap Rio itu seperti anak kecil. raut mukanya yang ngotot kayak anak kecil. lucu!!.

"Ups.. Tata.. dia Homo.. inget itu" Pikirku dalam hati. Oke! tapi tetep aja.. bayangin mukanya itu lho.. lucu.

==

Haaa-haa-ha. =.= huakaka XD malu aku, iya gitu deeh jadi ceritanya Tata itu ngira si Rio sama si Alvin itu pasangan homo. XP ha-ha Rionya gaje yak? hahhaha ya begono lah.. -,- XD.

Kisah Mrs. Kram (1).

[page: 50,51,52]

Kami jadi keluar ke Mall 'DECIL'. yeee.. jadi kagak bosen saya di rumah ngadep TV. tapi nyatanya saya emang nggak suka ke mall atau butik gitu. aku lagi duduk di kursi pas depan sebuah butik. Mama sama Mbak Pipit lagi sibuk nyari baju.

Tiba-tiba datanglah wanita berbaju putih dengan rambut terurai menutupi mukanya hendak * hei.. hei.. hei..* maaf ke GJan saya kumat. sebenernya yang datang adalah.. mmm.. sebenernya bukan datang, tepatnya duduk disamping saya. seorang cowok berkemeja kotak-kotak item-merah berdasi longgar. dia lagi baca komik.

Kulirik sedikit, berusaha mencari tau komik apa yang dibaca. agak susah juga sih, cowok itu sangat serius bacanya sampai tidak menyadari gerak-gerikku.

'CKLIK' Mataku menangkap wajah tampan Conan Edogawa. itu pasti Detective Conan.

Lho.. tapi.. kok ceritanya asing.. aku belum baca nih cerita. secara spontan aku menunduk melihat seri berapa komik itu, saat lagi mendeteksi..

'BUK!'

"Ngapain, lo!" Omel cowok itu sambil mukul kepalaku yang lagi didepan perutnya, maksudku sih ngintip. bukan..  bukan ngintip itu.. ngintip seri berapa komiknya.

"Oh.. sorry.. lho.. Rio!" Kataku begitu melihat wajah manis Rio *ehem.. ehemm..*

"Lha, kamu!" Kata Rio kaget.

"Kamu suka Conan juga?!" Tanyaku girang.

"Iya.. banget malah.." Jawab Rio semangat.


"Wah! sama!!" Kataku semangat.

"Wuah!" Rio Girang.

"Itu seri berapa sih kok aku asing sama ceritanya?" Tanyaku penasaran.

"Ini seri 57! yang terbaru! udah terbit lho!" Kata Rio antusias.

"Oh yaa.. yaah.. sayang.. aku lagi bokek!"

"Oh.. kamu bisa pinjem punyaku.." Kata Rio menawarkan.

"Ha? yang bener?" Tanyaku penuh harap.

"Ya! tapi setelah aku selesai baca!"

"Yaah.. nggak bisa sekarang dong.." Keluhku.

"Nggak apa-apa nanti aku titipin Obiet aja!" Usul Rio.

"Great Idea! arigatoo yaa.." Kataku senang.

Lalu kami semakin akrab. kami membicarakan seputar detektif conan. katanya dia suka banget sama karakter Conan yang misterius. katanya dia suka karakter ceweknya Ran sedangkan aku sangat mengagumi Ai. Obrolan kami terhenti saat kakaknya Rio memanggil, lalu dia pamit pergi. lalu aku menatap kembali butik didepanku. kucari sosok mbak pipit dan mama.

"Lho.. kok nggak ada ya?" Kataku bingung lalu masuk ke butik tersebut dan mencari mama dan mbak pipit. mereka nggak ada.

==
ha-ha-ha. .__. sejak kejadian ini ceritanya aku sama rio mulai menemukan titik kecocokan kita.. begindaang :p aah, walau geje aku sukaaa banget part ini apalagi part rio gebuk kepala tata pake komik XD. itu kostum rio aku contek kostum dia pas di icil yang dia nyanyi Ajari Aku sama Adrian di 3 besar ituuu ganteng abis >.<.

Okee.. sebeneernya ada satu potongan ending dari buku ini.. hehehehe adegaaan...... aduh malu aku >//< adegaaann... adegan adegan adegan adegan adegan adegan adegan adegan adegan adegan adegan.. ah aku malu beneran XD adegan... oke oke.. okee. adegaaann penembakan Rio ke Tata wkwkw.. tapi nggak aku pamoang ah XP.

Yaaah, jadi begitulah beberapa cuplikan gaje dari buku buatan saya Kisah Mrs. Kram (1). :D kira-kira kalo dibandingin sama beberapa cerpen aku, ada perubahan gak? lebih bagus gak? nggak ya? sama aja geje ya? *krik krik* ya, maap XD.

Kapan-kapan kalo gak males aku juga mau ngasih potongan-potongan cerita dari Rio's Life atau WOPOAE deh XD XD. tapi gak tau daaah kapan.. kalo gak males XD.

Yo kalau begitu sekian postingan geje yang satu ini.

Sayonaraaa~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...